Pasar Seni

Pasar Seni adalah salah satu tempat wisata di kompleks Taman Impian Jaya Ancol. Merupakan tempat berkarya, pementasan, tempat pameran, dan tempat berjualan benda-benda dan kegiatan kesenian.

Gagasan mendirikan Pasar Seni di kawasan Taman Impian Jaya Ancol lahir dari kebutuhan untuk mendorong semangat berkarya dan berkreasi bagi para seniman, di samping membangun jembatan apresiasi antara seniman dengan masyarakat. Hingga 1979, Pasar Seni telah memiliki 110 unit kios lebih yang menggelar aneka barang hasil seni, kerajinan dan suvenir: mulai dari lukisan, patung, ukir-ukiran dan relief sampai kepada barang kerajinan yang terbuat dari kuningan, kayu, rotan, bambu, tembikar, kulit, tanduk dan keramik. Tak kalah menariknya adalah koleksi kain tenun dan batik, serta aksesori yang terbuat dari batu-batuan, mutiara dan kerang. Para seniman membuat patung dan relief dengan medium kayu, batu, semen atau kolase untuk digelar di sini, sedangkan dari kalangan perajin dihasilkan ukir-ukiran Jepara dan Bali, wayang Golek, tatak sungging wayang kulit, serta topeng kertas.

Di antara kios-kios ini juga ada yang difungsikan untuk kegiatan bengkel seni, taman pengetahuan popular, dan warung spesifik. Penting untuk dicatat adalah kegiatan pelatihan dan pembinaan citarasa seni bagi anak dan remaja dalam bentuk kursus, observasi atau kerja nyata, sebagai kegiatan ekstra kurikuler.

Pasar Seni Ancol merupakan lokasi ideal untuk eksibisi, terbukti dengan suksesnya penyelenggaraan berbagai pameran seperti Pameran Taman Hias, Pameran Buah, Pameran Boneka, Pameran Komponen Bangunan, dan Pameran Fotografi. Banyak pula Fasilitas yang disediakan di area Pasar Seni. diantaranya : Restauran, Musholla, Toilet, Panggung Terbuka, Bank Mandiri, Bank BDN, Telepon Umum.

 

Fasilitas

Atraksi

Kuliner

Pasar Seni

Pasar Seni adalah salah satu tempat wisata di kompleks Taman Impian Jaya Ancol. Merupakan tempat berkarya, pementasan, tempat pameran, dan tempat berjualan benda-benda dan kegiatan kesenian.

Gagasan mendirikan Pasar Seni di kawasan Taman Impian Jaya Ancol lahir dari kebutuhan untuk mendorong semangat berkarya dan berkreasi bagi para seniman, di samping membangun jembatan apresiasi antara seniman dengan masyarakat. Hingga 1979, Pasar Seni telah memiliki 110 unit kios lebih yang menggelar aneka barang hasil seni, kerajinan dan suvenir: mulai dari lukisan, patung, ukir-ukiran dan relief sampai kepada barang kerajinan yang terbuat dari kuningan, kayu, rotan, bambu, tembikar, kulit, tanduk dan keramik. Tak kalah menariknya adalah koleksi kain tenun dan batik, serta aksesori yang terbuat dari batu-batuan, mutiara dan kerang. Para seniman membuat patung dan relief dengan medium kayu, batu, semen atau kolase untuk digelar di sini, sedangkan dari kalangan perajin dihasilkan ukir-ukiran Jepara dan Bali, wayang Golek, tatak sungging wayang kulit, serta topeng kertas.

Di antara kios-kios ini juga ada yang difungsikan untuk kegiatan bengkel seni, taman pengetahuan popular, dan warung spesifik. Penting untuk dicatat adalah kegiatan pelatihan dan pembinaan citarasa seni bagi anak dan remaja dalam bentuk kursus, observasi atau kerja nyata, sebagai kegiatan ekstra kurikuler.

Pasar Seni Ancol merupakan lokasi ideal untuk eksibisi, terbukti dengan suksesnya penyelenggaraan berbagai pameran seperti Pameran Taman Hias, Pameran Buah, Pameran Boneka, Pameran Komponen Bangunan, dan Pameran Fotografi. Banyak pula Fasilitas yang disediakan di area Pasar Seni. diantaranya : Restauran, Musholla, Toilet, Panggung Terbuka, Bank Mandiri, Bank BDN, Telepon Umum.